Mata

Duhai mata, maafkan aku yang belum mampu menuliskan tentangmu dengan layak. Padahal jasamu dalam hidupku begitu besar. Sejak aku masih berstatus single dan sibuk mengejar cita-cita ke negeri kangguru, hingga saat ini sebagai ibu pembelajar yang ingin secara penuh mengurus kedua buah hati.

Duhai mata, aku yakin engkau adalah bagian dari diriku yang haknya paling banyak aku sunat. Terlebih ketika aku menjadi seorang ibu yang memiliki bayi kolik, berbulan-bulan lamanya kau kupaksa tetap terjaga dari malam hingga subuh.

Dan malam ini, seperti banyak malam sebelumnya, lagi-lagi kau terpaksa bekerja lembur, menemani si Kakak yang sudah dua hari demam tinggi.

Duhai mata, semoga lelahmu dalam hidupku kelak menjadi pemberat timbangan amal baik di Yaumul Hisab. Aamiin.

#Writober #RbmIpJakarta #IbuProfesionalJakarta #Tema3 #Mata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s