Lima Hal Agar Anak Tak Mudah Sakit Ketika Kembali ke Tanah Air

Sebagai keluarga diplomat, hidup berpindah tempat adalah hal yang biasa bagi kami. Kembali ke tanah air setelah merantau selama 3 sampai 4 tahun, tentu bukan hal yang yang sederhana. Ada beberapa hal yang perlu dipersiapkan sebelum kembali ke tanah air, terutama dalam hal pengkondisian anak agar kelak tak gampang sakit. Hal ini penting karena kondisi alam di luar negeri berbeda dengan kondisi di Indonesia, sehingga kekebalan tubuh anak juga perlu didukung selama proses peralihan tempat tinggal.

Beberapa hal yang Moms perlu lakukan adalah:

1. Perbanyak konsumsi probiotik sebelum datang ke tanah air.

Setidaknya satu bulan sebelum kembali ke Indonesia anak harus di diberikan probiotik/yoghurt secara reguler guna meningkatkan bakteri baik di tubuhnya. Apalagi anak akan rawan terkena diare karena kondisi higienitas makanan di Jakarta berbeda dibanding di luar negeri.

2. Pastikan vaksin anak sudah lengkap sesuai umurnya.

Langkah preventif terbaik untuk mengurangi risiko terkena penyakit viral adalah dengan memastikan status vaksin anak sudah lengkap. Terlebih jika terdapat kejadian medis luar biasa di tanah air. Contohnya, tahun 2018 di Jakarta marak penyebaran virus cacar. Nah, penting bagi orangtua untuk memastikan anaknya sudah mendapatkan vaksin cacar sebelum menginjakkan kaki di tanah air.

3. Bersihkan tempat tinggal secara menyeluruh.

Salah satu hal yang sering terjadi pada anak adalah serangan tungau atau kutu kasur. Anak saya salah satu korbannya. Selang beberapa hari kepulangan kami dari Amerika, seluruh badan si kecil bentol-bentol digigit tungau. Oleh karena itu, sebelum ditempati, kasur-kasur harus divakum untuk membasmi tungau. Debu-debu juga harus dibersihkan. Apalagi jika kita memiliki bayi. Mereka sangat peka terhadap debu dan tungau.

4. Jaga konsumsi makanan setidaknya selama tiga bulan pertama di tanah air.

Bagi yang suka jajan, disarankan untuk ditahan dulu ya. Yep, gak gampang memang. Kalau sudah sampai tanah air, biasanya kalap yaa lihat jajanan hihi. Tapi, banyak pengalaman Moms yang anaknya sakit perut atau bahkan kena Tipes setelah jajan sembarangan :(. Makanan jajanan bisa saja terpapar kuman yang perut kita tidak biasa sehingga sangat gampang terkena diare. Usahakan saja makan masakan rumahan, atau pilih-pilih tempat makan yang kebersihannya bisa dijamin.

5. Hindari tempat publik pada masa peralihan.

Karena imun anak kita masih dalam tahap adaptasi dengan lingkungan baru, disarankan untuk tidak mendatangi tempat-tempat publik di masa awal kedatangan. Setidaknya dalam satu bulan pertama, hindari dulu ya tempat seperti Mall dan tempat publik lain yang yang rawan penyebaran virus dan kuman. Saran saya, acara silaturahim dengan keluarga dan kerabat dilakukan di rumah saja, dengan menu masakan rumahan. 🙂

Sekian, semoga Moms dan keluarga sehat selalu ya! 🙂

#writober #RmbIpJakarta #IbuProfesionalJakarta #Bulan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s